social Google+ Twitter Technorati Stumbleupon RSS Feed Digg Delicious

Monday, September 23, 2013

FESTIVAL PULAU MOYO 2013

Pantai Pasir Putih Pelabuhan Poto Tano, Bersih Sampah Pantai,
Catatan dari Festival Moyo 2013



Pantai Pasir Putih Pelabuhan Poto Tano


Jumat, 20 September 2013 lalu kami mendapatkan undangan untuk meliput pembukaan Festival Moyo 2013 di Kabupaten Sumbawa Besar. Tidak lupa persiapan dibawa dan yang paling penting adalah kamera, berharap ada banyak spot-spot keindahan alam yang dapat diabadikan di Pulau Sumbawa.

Perjalanan menggunakan bus dan kapal laut yang akan menyeberangi Selat Alas. Perjalanan di atas kapal membutuhkan waktu sekitar 2 jam jika keadaan laut sedang tenang. Karena perjalanan ini pagi hari maka ombak pun sangat bersahabat.




Nelayan dan Mercusuar. Photo By: Taufan Rahmadi

Setibanya di Pelabuhan Poto Tano, Pulau Sumbawa, kami sempat dibuat kagum oleh keindahan panorama alam. Pantai dengan hamparan pasir putih yang luas yang sudah pasti akan kami abadikan. Setiap mata memandang, selalu dimanjakan oleh pemandangan yang indah berupa pantai dan bukit.




Hamparan Pantai dengan Pasir Putih di Pelabuhan Poto Tano. Photo By: Taufan Rahmadi

Sebuah Mercusuar berdiri dekat dengan pelabuhan seakan-akan menjadi saksi bisu tentang keindahan di Pulau Sumbawa ini. Seorang nelayan berdiri di atas perahu menunggu ikan yang datang membuat pemandangan sedikit “bercerita” kepada kami.


Bersih Sampah Pantai


Pulau Lombok sangat kaya akan keindahan alam, terutama pantai. Banyak event-event mulai dari tingkat lokal, nasional hingga internasional yang memanfaatkan keindahan Pantai sebagai tempat acara berlangsung. Namun adakah inisiatif masyarakat untuk “berterima kasih” kepada pantai dengan cara menjaga kebersihannya?

Ocong Diesel seorang pengusaha batik Lombok sekaligus pemerhati pariwisata Lombok melakukan sebuah kegiatan yang patut diacungi jempol. Beliau bersama beberapa teman fotografer seperti Qwadru P. Wicaksono dan komunitas lainnya mengadakan event “Bersih Pantai” yang kali ini akan membersihkan pantai Kampung Bugis di Pondok Perasi, Ampenan pada tanggal 24 November 2013 mulai dari Pukul 07:00 WITA.




Ocong Diesel (Baju Putih) sedang mensosialisasikan kegiatan Bersih Pantai kepada Warga Sekitar.

Melalui akun Facebooknya, Ocong Diesel terus bersosialisasi dengan menampilkan foto-foto keindahan Pantai Kampung Bugis serta foto-foto sampah yang berserakan yang sudah pasti membuat kita prihatin. Tidak hanya itu saja, sebagai warga Ampenan, beliau juga bersosialisasi secara langsung ke warga-warga sekitar pantai untuk ikut serta mensukseskan kegiatan mulia tersebut.

Kegiatan ini gratis untuk umum, dan diharapkan keikutsertaan berbagai pihak yang peduli akan Pantai di Lombok.
 

Festival Moyo 2013
Sebuah apresiasi perlu kita berikan kepada Pemkab Sumbawa di dalam memilih branding yg tepat bagi pengembangan pariwisata daerah ini dengan menggunakan “Pulau Moyo” sebagai ikon.

Siapa yg tidak kenal Pulau Moyo, dunia sudah mengakuinya, tempat dimana banyak selebriti dunia, mulai almarhum Putri Diana, Brad Pitt, Sting, David Beckham dll pernah menginap disini.

Dalam Press Conference Wabup Sumbawa mengatakan, bahwa perkembangan pariwisata Kab. Sumbawa sangat tergantung kepada limpahan wisatawan dari Bali, Lombok dan transit trip dari paket tour menuju Pulau Komodo. Dalam hal ini saya kurang sependapat, mengapa?, karena Pulau Moyo adalah salah satu object pariwisata kelas dunia, Moyo is well known, yang perlu dipikirkan sekarang tinggal bagaimana mengintegrasikan ” Moyo ” dengan beragam keunikan budaya dan kecantikan alam Sumbawa lainnya.




Pawai yang melibatkan berbagai unsur sosial dan budaya dalam Pembukaan Festival Moyo 2013. Photo By: Taufan Rahmadi

Mindset berfikir para pemegang kebijakan pariwisata di Pemkab Sumbawa harus diubah, bahwa kemajuan pariwisata mereka bukan bergantung pada limpahan, melainkan mereka sudah memiliki banyak modal untuk bisa membawa sumbawa menjadi salah satu destinasi utama dunia dalam berwisata, dan itu bisa !

Kembali, menikmati rentetan acara Festival Moyo, seandainya Pemkab Sumbawa mau lebih kreatif dan lebih bekerja keras lagi, para stakeholder yg diuntungkan secara bisnis dan promosi pariwisata bisa diajak untuk turut serta mensosialisasikan festival ini hingga penjuru dunia, melalui jaringan-jaringan yang mereka miliki, seperti misalnya Amanwana Group, National Geographic, Discovery Channel, Travel Agent, kedutaan-Kedutaan Besar negara asing di indonesia, dll, karena ” Festival Moyo ” ini akan jauh lebih sukses jika keindahan alam dan keunikan budaya Sumbawa bukan hanya dinikmati oleh penduduk Sumbawa sendiri melainkan oleh dunia, dan sumbawa memiliki ” Moyo ” dan object wisata lainnya untuk mencapai itu.




Pawai dari salah satu Kecamatan di Sumbawa. Photo By: Taufan Rahmadi

The Essence of Paradise harus benar-benar dihadirkan di Festival Moyo tahun depan. Semangat !

0 komentar:

Popular Posts

For more information and special deals related to any issues on this page, place your cursor over the double-underlined links. All information supplied by KONTERA